Sugeng Rawuh | Selamat Datang | Welcome | Welkom | مرحبا | 欢迎

Janji HARMONI

Jika malaikat dicipta dari cahaya, setan dari api, tumbuhan dan hewan dari tanah, … dan ketiga unsur elemen alam berada dalam satu mahkluk… yaitu MANUSIA,…  kecuali roh manusia sendiri yang berasal dari Tuhan…

Ketika manusia seperti tanpa pilihan kecuali hidup di semesta raya galaksi bimasakti pada tatasurya (bintang) matahari, di bumi sebagai bagian planet nya, ketika itu juga manusia tanpa pilihan sepakat untuk taat pada harmoni semesta. Perihal akal budi dan jiwa yang diatributkan dalam satu paket manusia oleh sistem alam raya, manusia seketika itu telah “memiliki janji” dalam harmoni semesta raya. Membaca, memahami, menjaga, serta ikut berkreasi dalam memperbaiki dinamika harmoni semesta…, telah terlampau tenggelam dalam puing – puing modern, postmodern, atau “atribut jaman” lainnya yang lupa akan tjitarasa harmoni…

Bagaimana manusia memahami dirinya dan gejala alam, membangun harmoni dengan alam, dengan sesama, dan dengan Tuhan, ….?

Janji kita sebagai manusia kepada Harmoni Semesta Raya ……..

Share

Tjitarasa Kebersamaan

dugderan-web-ultah-1thnBoleh sedikit kita imaginasikan, kapan dan bagaimana kebersamaan itu berawal, bisa dari wujud, makna atau boleh juga dari nilai yang menjadi embrio lahirnya rangkaian kebersamaan. Tanpa kita sadari, mahluk kebersamaan muncul di tiap langit kehidupan kita, pada semua yang terlihat dan tak terlihat bergerak di alam mikrokosmos dan makrokosmos ini. Lalu tanpa kita sadari, kita berada pada ruang yang berjuluk kebersamaan itu pula, dalam roda waktu dan rona, meskipun tidak dalam satu waktu.

Dalam ruang uniq dan kesempatan ini, dugderan.com sangat tersanjung atas wujud apresiasi dan dukungan dari sekian mitra, sahabat, keluarga yang dengan setia mengiringi shimpony terwujudnya kebersamaan dalam tjitarasa unik nan sejati. Semua wacana, ide, karya, nasehat, gagasan, kritik, imaginasi, mimpi, tantangan, kekecewaan,… bahkan ketertundaan, sangat kita pahami sebagai wujud nyata dari indahnya kebersamaan, untuk menuju kebersamaan sejati, dalam tjitarasa kebersamaan.

Untuk kesekian kali kami sangat tersanjung atas apresiasi dari para mitra, sahabat, dan keluarga yang kami yakin adalah para sosok maestro dalam tiap sisi kehidupan, yang telah banyak memberikan dukungan dalam langkah dan perjalanan ruang tjitarasa kebersamaan hingga lebih dari 365 hari ini, untuk bersama mempercantik cantiknya dunia kita kini dan esok.

Terimakasih atas tjitarasa unik dalam tjitarasa kebersamaan yang telah dan akan kita wujudkan besama.

Share
dugderan-bawah