<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DUGDERAN &#124; TJITARASA VAN SEMARANG &#187; engklek</title>
	<atom:link href="http://dugderan.com/tag/engklek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dugderan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jul 2010 13:25:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dolanan Bocah &#8211; Tradisi Sarat Nilai Budaya Luhur</title>
		<link>http://dugderan.com/dolanan-bocah-tradisi-sarat-nilai-budaya-luhur/</link>
		<comments>http://dugderan.com/dolanan-bocah-tradisi-sarat-nilai-budaya-luhur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 05:49:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dugderona]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dolanan]]></category>
		<category><![CDATA[engklek]]></category>
		<category><![CDATA[gobag sodor]]></category>
		<category><![CDATA[jamuran]]></category>
		<category><![CDATA[lompat tali]]></category>
		<category><![CDATA[nekeran]]></category>
		<category><![CDATA[petak umpet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dugderan.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[The world is PLAYING and going to the other round ?

Surutnya nilai &#8211; nilai budaya luhur juga dapat kita kenali dari meredupnya nilai-nilai kebersamaan, kedekatan dengan alam, dan tumpulnya semangat berkreatifitas. Yang semua itu telah ada dalam dolanan tradisonal anak &#8211; anak jaman dulu. 
Meredupnya popularitas permainan tradisional, mahfum jika dibarengi dengan merosotnya pamor dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">The world is PLAYING and going to the other round ?<br />
<strong><br />
<em><em>Surutnya nilai &#8211; nilai budaya luhur juga dapat kita kenali dari meredupnya nilai-nilai kebersamaan, kedekatan dengan alam, dan tumpulnya semangat berkreatifitas. Yang semua itu telah ada dalam dolanan tradisonal anak &#8211; anak jaman dulu.</em></em> </strong></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-194" title="dolanan-dugderan-web" src="http://dugderan.com/wp-content/uploads/2009/06/dolanan-dugderan-web.jpg" alt="dolanan-dugderan-web" width="200" height="184" />Meredupnya popularitas permainan tradisional, mahfum jika dibarengi dengan merosotnya pamor dan keberadaan permainan itu. Evolusi teknologi membuat wahana aktivitas bermain semakin praktis. Dengan perangkat serba elektrik, media permainan seperti playstation, wahana bermain di pasar modern dan mall, komputer dengan aplikasi game dan game online, membuat aktivitas bermain semakin seru. Konsentrasi, adrenalin hingga imajinasi ditawarkan dalam paket permainan modern. Kita diajak untuk berpengalaman dalam dunia fantasi para perancang permainan dua dimensi hingga virtual tiga dimensi. Amazing, mengasyikan,&#8230; memang.</p>
<p>Sementara, untuk menikmati permainan yang menekankan unsur kebersamaan, kita harus membayar mahal lembaga penyedia wahana bermain, atau juga pengelola outbond training. Ya, mereka yang akan mengajak kita bermain seharian di kebun atau tanah lapang dalam suasana pedesaan yang alami dan asri.</p>
<p>Padahal,<em> </em><strong>nilai-nilai kebersamaan</strong> dan <strong>kedekatan dengan alam</strong> yang menonjol dalam permainan tradisional ini mencerminkan kehidupan yang guyub di lingkungan. Pada saat purnama anak-anak menyerbu pelataran rumah untuk bermain gobag sodor, petak umpet, jamuran, &#8216;engkl&#8217;ek, lompat tali, nekeran(kelereng), dan dolanan kolektif lainnya.</p>
<p><strong>Kreativitas juga lahir dalam keterbatasan</strong> anak-anak jaman dulu. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan rumah, lahirlah permainan / dolanan sederhana namun tetap menarik dimainkan.</p>
<p>Ketika meluncur dari ketinggian dengan bergantung di tali yang melintas ke tempat yang lebih rendah, memacu adrenalin. Dan ketika kita menceburkan badan ke sungai dengan perahu karet, kegirangan menyelimuti, <strong>bernostalgia ke masa kanak-kanak yang hilang</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dugderan.com/dolanan-bocah-tradisi-sarat-nilai-budaya-luhur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
