Pemukiman dengan ketinggian 200m di atas permukaan laut kini menjadi nuansa baru di kota Semarang. Wujud Semarang “Bergandengan Tangan” dengan kota-kota penyangga. Menuju megapolitan?
kyanya enak ya di atas….adeeeeeeem….pemandangannya bagus…. semarang banyak daerah atas yang adem n sejuk… smoga pemda setempat memikirkan infrastruktur di semarang agarmenjadi nyaman….
D1 = Harga dibawah Rp.10.000,- D2 = Harga antara Rp.10.000,- sampai Rp.20.000,- D3 = Harga antara Rp.20.000,- sampai Rp.30.000,- D4 = Harga antara Rp.30.000,- sampai Rp.40.000,- D5 = Harga Rp.50.000,- keatas
Adalah binatang rekaan yang menjadi simbol dari perpaduan kebudayaan yaitu Jawa, Arab, dan Cina. Bentuk kepala seperti naga, sedang tubuh merupakan gabungan antara buraq dan kambing... ...dan ketika tradisi itu tiba Warak Ngendhogpun dijual dalam bentuk mainan untuk anak-anak yang terbuat dari kertas dengan diberi roda seperti mobil-mobilan. Tidak lupa sebuah telur (jawa:ndhog) dipasangkan di bawahnya.
June 27th, 2009 at 5:53 am
kyanya enak ya di atas….adeeeeeeem….pemandangannya bagus…. semarang banyak daerah atas yang adem n sejuk… smoga pemda setempat memikirkan infrastruktur di semarang agarmenjadi nyaman….
July 18th, 2009 at 4:24 am
Hunian nyaman, tapi jangan lupakan wilayah resapan air lho. Ntar krisis air melanda, tidak nyaman menghampiri kebutuhan hidup utama kita.