Sugeng Rawuh | Selamat Datang | Welcome | Welkom | مرحبا | 欢迎

”Lihat…Dia bergerak !”

nashruddin-hoja-dugderan-02Nashruddin Hoja duduk bersama dua temannya di kedai kopi. Mereka lalu berdiskusi tentang kematian, “Ketika kamu terbaring di liang lahat dan teman-teman serta keluargamu berada di sekelilingmu, apa yang kamu ingin dengarkan dari mereka?”. Teman yang pertama menjawab, “Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku seorang dokter dan kepala keluarga yang hebat!”. Teman yang kedua pun menjawab, “Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku suami yang baik dan seorang guru hebat yang membawa perubahan besar pada murid-muridku nantinya.” Kemudian Nahsruddin Hoja pun berkata, “Kalau aku sih inginnya mendengar orang-orang di sekeliling liang berteriak…Lihat, dia bergerak!”

  • Share/Bookmark

Keledai Si Nashruddin

Dengan tujuan hendak dijual, Nashruddin Hoja membawa keledainya ke pasar. Seorang laki-laki mengulurkan tangan ke moncong keledai agar tahu umur keledainya (sebagaimana biasa). Tetapi tangannya malah digigit keledai itu, sehingga ia pun mengumpat dan mencaci, lalu pergi. Kemudian datanglah seorang laki-laki dan memegang ekornya… Kali ini keledai itu mengibaskan ekornya kuat-kuat… sehingga laki-laki itupun terbanting ke tanah… Ia pun mencaci makinya, dan kemudian pergi… Akhirnya datanglah seorang blantik (pedagang hewan), mendekati Nashruddin Hoja dan berkata, ” Keledaimu ndak akan laku dijual”.nashruddin-web-dugderan Nashruddin Hoja balas menjawab, ” Wong aku membawanya bukan untuk dijual kok… tapi biar mereka tau apa yang kuderita karena keledai satu ini…”

  • Share/Bookmark
dugderan-bawah